ARSIP KISAH JENAKA
Apa Pesannya?
Bayu meminta Didin, sahabatnya yang ahli komputer, untuk datang ke rumahnya. Komputer miliknya rusak. Saat Didin datang, suasana di lingkungan tempat tinggal Bayu sedang berduka. Salah seorang tetangganya meninggal dunia. Namun, karena ia sangat membutuhkan komputer, rencana memperbaiki barang itu tetap dilaksanakan.
Setelah menyiapkan minuman untuk temannya itu, bayu langsung mengajak Didin memeriksa komputer di kamarnya. Namun, karena baru saja tiba, Didin enggan.
"Coba kamu hidupkan dululah komputermu yu, saya mau duduk di sini dan minum dulu," ujarnya kepada Bayu.
Bayu pun menuruti. Ia beranjak ke kamarnya dan menghidupkan barang canggih itu. "Tuh lihat din, komputernya gak mau hidup!" teriak Bayu kepada Didin yang sedang selonjoran di ruang tamu.
"Ah masak?", jawab Didin sekenanya.
"Iya, coba kamu liat sendiri sini!" teriak Bayu dari dalam kamar.
"Emang apa sih pesannya?," tanya Didin (maksudnya pesan kerusakan yang tertera di layar komputer). Bayu belum menjawab pertanyaan terakhir Didin ketika, tepat saat itu, Ibunya, yang baru pulang berta'ziyyah, tiba di pintu rumah dan langsung menjawab keras:
"Boro-boro ninggalin pesan. Orang dia meninggalnya mendadak kok!".
Bayu dan Didin sontak tertawa terpingkal-pingkal...



















